Hai. Jumpa lagi dalam artikel Dansa UI yang terbaru.
Kali ini, Dansa UI ingin menjelaskan tentang tingkatan kelas-kelas dansa yang terdapat di kompetisi dansa. Biasanya kompetisi dimulai dari tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Biasanya pada acara tersebut, para penari akan digolongkan dalam kelas-kelasnya tersendiri sesuai dengan keahliannya. Yuk, kita lihat penggolongan kelas-kelas dansa satu persatu.
1. Kelas beginner
Di kelas pemula ini, peserta dansa menarikan satu jenis dansa ballroom. Di Indonesia, biasanya ada pilihan untuk menari sesuai dengan syllabus jenis tariannya. Ada pula pilihan untuk menari dengan pengembangan di luar syllabus.
2. Kelas novice
Di atas kelas beginner, ada kelas novice. Di tahap ini, pedansa menarikan 2 jenis dansa. Dalam kompetisi dansa jenis Latin, peserta bisa memilih rhumba dan cha cha atau memilih jive dan cha cha cha.
3. Kelas pre amateur
Peserta dansa menarikan 3 jenis dansa, yaitu: cha cha, jive, dan rhumba. Nah, di kelas yang ketiga ini, sistem penilaiannya menarik. Para juri memberikan satu nilai atas penampilan 3 dansa tersebut.
4. Kelas free for all
Sebanyak 5 dansa (cha cha, samba, rhumba, paso doble, jive) ditampilkan peserta pada kelas ini. Berbeda dengan kelas pre ammateur sebelumnya, juri memberikan penilaian terhadap masing-masing jenis tarian yang ditampilan. Jadi, pedansa sebaiknya memunculkan
penampilannya yang terbaik pada tiap jenis dansa.
5. Kelas amateur
Di kelas amateur ini, peserta dansa menarikan 5 dansa seperti kelas free for all. Namun perbedaanya terletak pada sistem penilaiannya. Lima dansa tidak dinilai juri satu persatu, akan tetapi kelima dansa tersebut digabung penilaiannya menjadi satu nilai saja.
6. Kelas profesional
Nah, inilah kelas yang tertinggi. Peserta menampilkan lima dansa yang akan dinilai menjadi satu nilai saja. Kalau ada pedansa yang sampai ke jenjang ini, saya salute!
(KRS/PW/GAM)
